Contact : 0813 5009 5007 Available 24/7

18 Office Tower

Jakarta

Spazio Tower

Surabaya

Podomoro City

Medan

Graha Raya

Tanggerang

Panduan Aturan Impor Barang Bawaan Penumpang

Suku Bunga KPR Subsidi Tetap 5% Meski BI Rate Naik

Impor barang bawaan penumpang atau pekerja migran Indonesia ke Indonesia membutuhkan pemahaman akan aturan dan ketentuan yang berlaku untuk Bea Cukai. Meskipun tidak ada batasan khusus terhadap jenis atau jumlah barang bawaan penumpang, tetap ada kewajiban untuk membayar bea masuk dan cukai tertentu sesuai dengan nilai barang yang diimpor.

Aturan Umum Impor Barang Bawaan Penumpang

Impor barang bawaan penumpang diatur berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan dan Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur kebijakan impor dan pengenaan bea masuk serta cukai. Barang yang diimpor harus sesuai dengan ketentuan Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan (K3L), dan ada beberapa barang yang tidak diizinkan untuk diimpor.

Jenis dan Jumlah Impor Barang Bawaan Tidak Dibatasi

Pemerintah membebaskan barang pribadi penumpang dari pembatasan jumlah dan jenis, kecuali untuk barang tertentu yang terkait dengan K3L seperti barang bekas, minuman mengandung alkohol, limbah berbahaya dan beracun, dan sebagainya.

Bea Masuk dan Cukai

Barang bawaan penumpang yang nilainya tidak melebihi USD 500 akan dibebaskan dari bea masuk. Namun, jika nilainya melebihi batas ini, maka akan dikenai bea masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI).

Contoh Perhitungan Bea Masuk dan PDRI

Misalnya, jika nilai barang bawaan penumpang melebihi USD 500, perhitungan bea masuk dan PDRI akan bergantung pada nilai barang yang diimpor dan tarif yang berlaku.

Prosedur Impor Barang Penumpang

Prosedur impor meliputi penyampaian customs declaration, pemeriksaan oleh petugas Bea Cukai, penetapan nilai pabean, pembayaran bea masuk dan pajak, dan pengeluaran barang. Pastikan untuk mengisi formulir customs declaration dengan benar untuk memudahkan proses pemeriksaan.

Tips Menghindari Masalah di Bea Cukai

Untuk menghindari masalah di Bea Cukai, penting untuk mematuhi peraturan yang berlaku, tidak membawa barang terlarang, dan menyediakan bukti pembelian untuk barang bawaan berharga. Pisahkan barang pribadi dan barang bawaan yang akan dijual (jastip), serta pastikan mengisi form customs declaration dengan tepat.

Dengan memahami aturan dan prosedur yang berlaku, impor barang bawaan penumpang dapat dilakukan dengan lancar sesampainya di Indonesia.

Tags :
Share This :

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

Have Any Question?