Contact : 0813 5009 5007 Available 24/7

18 Office Tower

Jakarta

Spazio Tower

Surabaya

Podomoro City

Medan

Graha Raya

Tanggerang

PPN atas Tiket Pesawat Dibiayai Perusahaan: Boleh Dikreditkan, Asalkan …

Selamat datang, sobat Jhontax! Apakah kamu sering bepergian dengan pesawat? Menjelang akhir tahun, aktivitas penerbangan biasanya meningkat, dan harga tiket pesawat pun dapat melonjak. Namun, tahukah kamu bahwa di balik harga tiket tersebut terdapat komponen-komponen tertentu, terutama jika perusahaan yang membayar biaya perjalanan pegawainya?

Komponen Harga Tiket Pesawat

Harga tiket pesawat tidak hanya ditentukan oleh jarak tempuh atau tarif dasar. PPN (Pajak Pertambahan Nilai) juga merupakan bagian dari harga tiket. Sebagai penumpang, kita membayar PPN sebesar 11%, dan perusahaan penerbangan nantinya akan menyetorkan PPN ini ke kas negara. Bagaimana perusahaan dapat mengkreditkan PPN yang dibayarkan atas penugasan pegawainya?

Faktur Pajak dan PPN pada Tiket Pesawat

Perusahaan harus memperhatikan faktur pajak yang dikeluarkan oleh maskapai. Tiket pesawat diperlakukan seperti faktur pajak pedagang eceran, yang pada umumnya tidak dapat dikreditkan oleh PKP (Pengusaha Kena Pajak). Namun, ada pengecualian: jika tiket tersebut memenuhi ketentuan tertentu, perusahaan dapat mengkreditkannya.

Syarat Pengkreditan Faktur Pajak Tiket Pesawat
  1. Ketentuan Dokumen: Peraturan Direktur Jenderal Pajak menyebutkan bahwa tiket atau receipt yang memuat keterangan seperti nama, alamat, NPWP pemberi jasa, pembeli, jenis jasa, dasar pengenaan pajak, dan PPN yang dipungut dapat dianggap sebagai faktur pajak dan dapat dikreditkan.
  2. Hubungan Langsung dengan Kegiatan Usaha: Syarat utama pengkreditan PPN adalah adanya hubungan langsung dengan kegiatan usaha. Oleh karena itu, pengeluaran terkait perjalanan udara harus dapat dibuktikan bahwa berkaitan dengan kegiatan usaha perusahaan.
  3. Dokumen yang Bersifat Faktur Pajak: Tiket pesawat yang diterbitkan oleh maskapai seharusnya memenuhi ketentuan sebagai dokumen yang bersifat faktur pajak. Ini memudahkan proses pengkreditan oleh perusahaan.
Kesadaran dan Kepatuhan Pajak

Dalam sistem perpajakan Indonesia, kesadaran wajib pajak dimulai dengan self-assessment. Perusahaan yang memahami aturan perpajakan dan memastikan pemenuhan kewajiban perpajakan dapat menghindari sanksi pajak. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk bekerja sama dengan maskapai yang menerbitkan tiket dengan format dokumen yang memenuhi persyaratan faktur pajak.

PPN dari sektor penerbangan memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan negara melalui pajak. Dengan pemahaman yang baik tentang aturan perpajakan, baik sebagai penumpang maupun perusahaan, kita dapat ikut berkontribusi pada kemakmuran negara. Mari bersama-sama menjaga kesadaran dan kepatuhan pajak untuk Indonesia yang lebih sejahtera!

Terima kasih telah membaca, sobat Jhontax!

Tags :
Share This :

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

Have Any Question?